Penerapan Teknologi Zero Waste Concept pada Pengolahan Ikan Tuna (Thunnus) di UKM Mino Sari Desa Adisara, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas
DOI:
https://doi.org/10.62521/mkhvkh74Keywords:
Limbah, Pengolahan Ikan, , Tepung Ikan, ProksimatAbstract
Salah satu kawasan sentra pengolahan ikan yang ada di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah adalah Desa Adisara Kecamatan Jatilawang. Kawasan ini merupakan kawasan pengolahan ikan yang sudah ada dari tahun 1930-an. Permasalahan yang paling banyak dialami oleh UKM Mino Sari termasuk semua kelompok pengolahan di Desa Adisara adalah limbah yang mencemari lingkungan sekitar sehingga menjadi permasalahan yang belum teratasi, mengingat produksi olahan pindang tuna yang dihasilkan sekitar 12.360 kg/bulan dengan total limbah padat yang dihasilkan sebesar 4,944 kg/bulan. Tujuan kegiatan ini adalah peningkatan kompetensi pembuatan tepung dan minyak ikan dari pengolahan limbah ikan sehingga dapat menjadi produk yang bermanfaat. Target kegiatan ini adalah Kelompok Pengolahan UKM Mino Sari. Metode kegiatan pendekatan yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif (PRA/Participatory Rural Appraisal) dengan cara sosialisasi dan penyuluhan. Hasil kegiatan pengabdian bahwa khalayak mitra dapat memahami rangkaian kegiatan pelatihan dan pendampingan pengelolaan limbah ikan menjadi tepung ikan. Khalayak juga dapat mentransfer pengertahuan kepada kelompok lainnya dalam rangka pernyebaran pengetahuan pembuatan tepung limbah ikan.
Downloads
