Pendampingan Pembuatan Pakan Mandiri dan Aplikasi Pemberian Probiotik pada Budidaya Ikan Bawal (Colossoma macropomum) di Desa Pandak, Baturaden
DOI:
https://doi.org/10.62521/pr3d2b54Keywords:
Saluran Irigasi, Probiotik, CBIB, Ikan BawalAbstract
Desa pandak dialiri perairan dari sungai pelus dan saluran irigasi parikesit untuk pertanian. Saat ini saluran irigasi parikesit yang biasa digunakan untuk pengairan pesawahan sudah berubah menjadi lahan pemukiman. Debit saluran irigasi yang sangat besar menjadi perhatian para warga masyarakat Desa Pandak untuk dapat dimanfaatkan sebagai sumber air bagi kolam ikan yang sekarang dikelola oleh kelompok budiaya ikan (POKDAKAN) Parikesit. Permasalahan yang dialami oleh mitra belum memahami penerapan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) dan rendahnya pertumbuhan dan sintasan ikan budidaya. Tujuan dari PKM ini untuk mengembangkan usaha POKDAKAN sehingga meningkatkan produksi dan pendapatan anggota kelompok. Target kegiatan ini adalah Kelompok budiaya ikan (POKDAKAN) Parikesit. Metode kegiatan pendekatan yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif (PRA/Participatory Rural Appraisal) dengan cara sosialisasi dan penyuluhan. Hasil kegiatan pengabdian bahwa khalayak mitra dapat memahami mengenai Cara budidaya ikan yang baik (CBIB) dan mampu meningkatkan jumlah produksi setelah penerapan probiotik.
Downloads







